Jumat, 30 Juli 2010

Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Manusia di Sekolah Menengah Atas

Nama : Melisa susanty
NIM : 2241.08.279
TUGAS MANDIRI SEMESTER PENDEK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA








PROPOSAL
Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Manusia di Sekolah Menengah Atas

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dunia pendidikan adalah suatu institusi atau lembaga terpenting dalam pemben-tukan dan pengembangan generasi bangsa, masyarakat, individu yang dapat menjawab tantangan zaman melalui pemgetahuan dan keterampilan yang cukup memadai dalam mengelola suatu institusi pendidikan secara professional. Keberhasilan pemben-tukan dan pengembangan generasi tidak lepas dari adanya Sumber Daya Manusia yang berada dalam lingkungan pendidikan, dan sejauh mana produktifitas Sumber Daya Manusia yang ada di lingkungan tersebut.

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu sumber daya pembentukan dan pengembangan lembaga pendidikan. bahkan Sumber Daya Manusia merupakan salah satu sumber daya terpenting di samping sumber daya alam, sumber daya iptek dan sumber daya yang lainnya, dalam pembentukan dan pengembangan lembaga pendidik-an. Tanpa sumber daya manusia tidak mungkin dapat dilakukan suatu kegitan, termasuk pembentukan dan pengembangan lembaga pendidikan itu sendiri. Apabila di kaji lebih dalam, pengebangan yang di lakukan oleh Sumber Daya Manusia semata-semata di tunjukan untuk kepentingan Sumber Daya Manusia itu sendiri, bukan untuk yang lainnya. Pada hakikatnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh suatu lembaga pendidikan sebenarnya semua orang yang punya kepentingan dengan lembaga pendidikan itu sendi-ri. Jadi salah satu syarat utama agar suatu lembaga pendidikan dapat melaksanakan pembentukan dan pengembangan adalah dengan tersedianya Sumber Daya Manusia yang mencukupi baik kuantitatif maupun kualitatif.

Banyak faktor yang mempengaruhi hasil perubahan yang dilakukan oleh suatu lembaga pendidikan. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi adalah mutu dan sumber daya manusia yang tersedia. Namun cukupnya sumber daya manusia di suatu lembaga pendidikan tidak menjamin kualitas pendidikan akan bagus, kadang yang terjadi malah sebaliknya akan semakin membawa penurunan kualitas pendidikan itu sendiri. Tetapi kekurangan sumber daya manusia juga tidak baik bagi lembaga pendidikan, dan bisa di pastikan bahwa lembaga tersebut tidak akan pernah maju dan ber-kembang bahkan cenderung tutup atau gulung tikar.

Dari penjelasan di atas dapat kita katakan, bahwa sumber daya manusia sangat menentukan dalam pembentukan dan pengembangan pendidikan. baik itu peningkatan mutu pendidikan yang berlangsung di lembaga tersebut. Tapi itu semua tidak terlepas sejauh mana produktifitas Sumber Daya Manusia. Jika ada suatu lembaga pendidikan yang tanpa Sumber Daya Manusia sulit bagi lembaga tersebut untuk mencapai tujuan yang telah dicanangkan sebelumnya.Telah kita sadari bersama bahwa Sumber Daya Manusia mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembentukan, pengembangan dan pencapaian tujuan-tujuan lembaga pendidikan. Namun demikian, keberhasilan Sumber Daya Manusia boleh jadi menjadi bumerang bagi lembaga pendidikan, jika tidak disertai perencanaan dan pe-ngendalian Sumber Daya Manusia itu sendiri.

Sebagai contoh Sekolah Menengah Atas YAPPENDA merupakan salah satu lembaga pendidikan yang cukup terkenal di Jakarta utara dengan dengan ststus terakreditasi A. Untuk merealisasikan pendidikan yang berkualitas, maka Sekolah Menengah Atas YAPPENDA memberikan fasilitas yang representative dan sudah bertaraf internasional, dengan Visi : membangun kecerdasan spiritual, emosional, dan intelektual, dan dengan Misi : 1.Meningkatkan sikap takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, 2. membangun sikap mandiri, santun, disiplin, dan bertanggung jawab, 3. mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan dalam berbagai bidang, 4. mengembangkan potensi keunggulan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, 5. mencerdaskan intelektual untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi nasional maupun internasional.Di samping itu juga di tunjang dengan guru yang sangat profesional untuk menjalankan program-program pendidikan dan juga di dukung dengan adanya manajemen yang baik pula. Sebagai hasil kerja keras dari lembaga pendidikan ini telah membuahkan hasil berbagai prestasi baik di bidang intelektual maupun seni dan olah raga.
B. RumusanMasalah
Berdasarkan dari latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka penelitian ini masalah pokok yang hendak didiskripsikan adalah :
a. Bagaimana tingkat produktivitas di Sekolah Menengah Atas YAPPENDA?
b. Bagaimana strategi peningkatannya?
c. Bagaimana peningkatan produktivitasnya?

C. Tujuan Penelitian
Mendiskripsikan Peningkatan Produktifitas Kinerja Sumber Daya Manusia di Sekolah Menengah Atas YAPPENDA Jakarta.

D. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Secara Teoritis
Secara teoritis hasil penelitian ini bermanfaat bagi upaya peningkatan mutu pendidikan dan memberikan sumbangsih teoritis pada dunia pendidikan khususnya yang berkaitan dengan peningkatan produktifitas kinerja sumber daya manusia.

2. Manfaat Secara Praktis
a. Bagi Peneliti
Sebagai ajang latihan untuk melatih daya nalar dan mengsah intelektualitas peneliti. Juga sebagai bukti dan implimentasi dari ilmu yang di terima di bangku kuliah, sekaligus untuk memenuhi persyaratan dalam memperoleh gelar sarjana strata satu (S1).
b. Bagi Lembaga Pendidikan
Sebagai modal tambahan bagi calon-calon pengembang pendidikan khususnya di bidang peningkatan produktifitas sumber daya manusia, juga sebagai masukan dan bahan pertimbangan bagi lembaga pendidikan Sekolah Menengah Atas YAPPENDA untuk me-ningkatkan produktifitas sumber daya manusia yang lebih baik di Sekolah Menengah Atas YAPPENDA.

E. Metode Penelitian
Tekhnik Pengumpulan Data Penelitian
Teknik yang digunakan dalam penelitian terdiri dari :
1) Observasi
Alasan pemihan teknik observasi berdasarkan pada pendapat Guba dan Lincoln yang di tulis oleh Lex J. Moleong dalam bukunya bahwa, “Tekhnik pengamatan ma-mpu memahami situasi-situasi yang rumit, tekhnik pengamatan juga memungkinkan melihat dan memahami sendiri prilaku dan kejadian yang sebenarnya terjadi di lap-angan”6.
Pengamatan yang dimaksud disini adalah pengamatan secara langsung oleh peneliti, sehingga dapat diperoleh data yang berupa kegiatan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan Sekolah Menengah Atas YAPPENDA Jakarta
2) Wawancara
Wawancara yang digunakan peneliti bersifat indepth yang dilakukan secara open-ended, sistimatis dan fleksibel. Wawancara dilakukan untuk memperoleh data secara detail dan mendalam dari pengelola lembaga pendidikan d Menengah Atas YAPPENDA Jakarta diantaranya kepala sekolah, staf pengajar dan karyawan.

Bab II
Anak-anak adalah tunas-tunas muda bangsa, baik butuknya bangsa ini esok hari ditentukan oleh kualitas anak-anak kita, tak dapat dipungkiri bahwa untuk menghasilkan manusia yang berkualitas harus dimulai sejak masa kanak-kanak yaitu dengan memulai upaya peningkatan sumber daya manusia sejak masa kanak-kanak hingga dewasa melalui program-program pendidikan.
Saat ini pengembangan sumber daya manusia di sekolah sangatlah kurang diterapkan, maksudnya hanya teori yang diterapkan, seharusnya selain teori yang diterapkan para siswa mampu mempraktekakannya dalam lingkungan sehari-hari maupun disekolah. Untuk lebih memahami dan memperdalam apa arti sumber daya manusia itu sendiri, para pembimbing harus menyeimbangkan antara teori dengan prakteknya minimal dilingkungan sekolah. Yang didukung oleh sarana prasarana disekolah karena para siswa merupakan calon SDM yang berdedikasi dan berpotensi tinggi untuk kemajuan negeri ini dalam pengolahan yang sangat bermutu dan bernilai lebih untuk menunjang dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan suatu perusahaan yang nantinya akan memungkinkan untuk kemajuan suatu perusahaan dan menciptakan sumber-sumber manusia yang berpotensi dan yang berproduktivitas yang tinggi.
Produktivitas dapat digambarkan dalam dua pengertian yaitu secara teknis dan finansial. Pengertian produktivitas secara teknis adalah pengefesiensian produksi terutama dalam pemakaian ilmu dan teknologi. Sedangkan pengertian produktivitas secara finansial adalah pengukuran produktivitas atas output dan input yang telah dikuantifikasi. Suatu perusahaan industri merupakan unit proses yang mengolah sumber daya (input) menjadi output dengan suatu transformasi tertentu. Dalam proses inilah terjadi penambahan nilai lebih jika dibandingkan sebelum proses.
Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap produktivitas pada dasarnya dapat diklasifikasikan kedalam dua jenis, yaitu pertama faktor-faktor yang berpengaruh secara langsung, dan kedua faktor-faktor yang berpengaruh secara tidak langsung.

Bab III
Pentingnya Produktivitas
Mengapa produktivitas menjadi sangatlah penting karena prodiktivitas sebagai rasio output dan input suatu proses produksi dalam periode tertentu. Input terdiri dari manajemen tenaga kerja, biaya produksi, dan peralatan serta waktu. Output meliputi produksi, produk penjualan, pendapatan, pangsa pasar, dan kerusakan produk dalam prespektif normative.

Bab IV.
PENUTUP
Kesimpulan
1. Pendidikan adalah proses yang kompleks yang terpadu untuk menganalisis dan memecahkan masalah belajar manusia/pendidikan
2. Pendidikan sangat diperlukan dalam usaha meningkatkan produktivitas sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu berfikir, mendesain system, dan punya ilmu pengetahuan untuk melakukan manajemen perubahan serta melakukan teknologi pembelajaran
3. Produktivitas pendidikan perlu ditingkatkan supaya sekolah mampu menjawab tantangan global dan tuntunan masyarakat.
Saran
1. Hendaknya sekolah mempersiapkan sarana prasarana untuk kebutuhan teknologi pendidikan
2. Hendaknya sekolah menyiapkan SDM yang siap menerapkan tekhnologi pendidikan untuk meningkatkan produktivitas pendidikan
3. Hendaknya pemerintah sering mengadakan pelatihan disekolah-sekolah



Daftar Pustaka
1. Jurnal_sdm.blogspot.com
2. yogi18.wordpress.com 2009
3. Dassler Gary, Edisi Bahasa Indonesia. “Manajemen Sumber Daya Manusia. 1997. PT Prenhelloindo. Jakarta. Hlm.19
4. Miarso, Yusufhadi, 2009 menyemahi Benih Tekhnologi
5. Blog.unsri.ac.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar